Apa aku tak pantas untuk kamu perkenalkan di depan
teman-temanmu, teman-temanku juga lebih tepatnya. Aku di antara mereka memang
sangat tersisih. Mengapa kamu melakukan hal yang sama juga untukku. Meski kamu
sudah melakukan hal yang tak pernah kuduga sebelumnya. Kamu menyatakan jatuh
cinta padaku. Saat itu aku seperti mimpi. Ya mimpi di siang bolong. Ada seorang
pria menyukaiku. Padahal teman-teman di sekelilingku saja tak pernah
menganggapku sebagai teman. Tuhan, salahkah aku???
Aku pikir setelah kamu menyatakan suka kepadaku, dunia akan
berbeda tak seperti dulu aku yang selalu
sendiri. Ya setidaknya ada kamu yang menemaniku. Tetapi semua dugaanku salah.
Kamu masih seperti mereka yang terlalu cuek terhadapku. Seolah kamu menjadi orang lain untukku,
padahal jika tanpa mereka kamu selalu lembut kepadaku. Kamu sosok yang
menyenangkan saat tak ada mereka. Mengapa harus begitu, kasih???



