![]() |
| Sumber gambar di sini |
Entah sejak kapan jarak itu membentangi aku dan kamu. Membatasi ruangan kita yang dulu terasa dekat. Kini aku sulit menggapaimu. Rentangan jarak ini benar-benar telah memisahkan kita.
Tak jarang jarak itu menciptakan kerinduaan yang tiada tara. Aku merindukanmu dan kuharap kamu merindukanku pula. Entah dimanapun kamu berada sekarang.
Jarak...
Aku selalu berfikir itu hanya suatu renggangan karet yang suatu saat nanti akan kembali seperti semula. Terkadang pikiran lain terlintas, jarak adalah kesialan yang menimpa kita dengan saling membiarkan satu sama lain merindu tanpa kabar.
Jarak....
Mungkin yang mengajariku untuk menghafal suaramu dari setiap telponmu...
Mungkin yang membuatku hafal untuk setiap langkahmu


Aku kehilangan sesuatu yang dulu mampu mengindahkan duniaku. Aku kehilangan kamu. Kehilangan ketidakadanya kamu di sisiku. Aku ingin semuanya seperti dulu, kamu selalu di sisiku, menemaniku.
Terkadang aku selalu mengeluh dengan hubungan jarak jauh ini, bosan dan sering uring-uringan. Tapi aku tetap sanggup mengendalikan emosi sesaat itu. Aku tak bisa menyalahkan takdir yang kini memisahkan kita untuk sementara waktu. Aku sangat yakin dengan adanya kesabaran pasti Tuhan akan menyatukan kita di tempat yang sama. 









